You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Omzet Pupuk Kompos Dharma Jaya Capai Rp. 150.230.000 di Oktober 2017
photo Keren Margaret Vicer - Beritajakarta.id

Omzet Pupuk Kompos PD Dharma Jaya Capai Rp 159 juta

Omzet pupuk kompos dari kotoran sapi di Perusahaan Daerah (PD) Dharma Jaya, Jl Raya Penggilingan, Jakarta Timur, mulai Maret-Oktober 2017 mencapai Rp 159 juta.

Kami gencar memasarkan pupuk kompos yang kami olah sendiri

Direktur Utama PD Dharma Jaya, Marina Ratna Dwi Kusuma Jati merinci, penjualan pupuk kompos di bulan Maret mencapai Rp 12,8 juta, April Rp 12,6 juta, dan Mei Rp 14,8 juta. Kemudian, Juni Rp 3 juta, Juli Rp 3 juta, Agustus Rp 6,9 juta, September Rp 50,9 juta, dan Oktober Rp 55 juta.

"Kami gencar memasarkan pupuk kompos yang kami olah sendiri. Pemasaran kami lakukan ke perorangan, instansi pemerintah, maupun swasta," ujar Marina, Senin (20/11).

PD Dharma Jaya Tingkatkan Kompetensi Karyawan

Dijelaskannya, untuk pupuk kompos yang dijual PD Dharma Jaya terdapat dua jenis yakni, pupuk kompos halus dan pupuk kompos curah.

"Kami menyediakan pupuk kompos dalam bentuk kemasan ukuran 10 kilogram dan 20 kilogram," katanya.

Sementara, salah seorang staf Divisi Penggemukan, Bhisma Prasetya mengungkapkan, pupuk kompos yang dihasilkan PD Dharma Jaya memiliki kualitas yang bagus dan dikemas dengan baik.

"Sebelum dijual, pupuk kompos ini telah melalui tahapan uji laboratorium," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Rano Apresiasi Penanganan Jalan Amblas di Lenteng Agung

    access_time02-06-2026 remove_red_eye1339 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Rano Pastikan Penyintas Kebakaran Kebon Kosong Terlayani Baik

    access_time02-06-2026 remove_red_eye1330 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Pemkot Jakut Dukung Pembangunan Fasilitas Pendidikan di Pluit

    access_time02-06-2026 remove_red_eye1243 personAnita Karyati
  4. PMI Jaksel Ikut Bantu Penyintas Kebakaran di Kebon Kosong

    access_time04-06-2026 remove_red_eye1089 personTiyo Surya Sakti
  5. Buka Indonesia World Dance Festival 2026, Rano Karno Dorong Jakarta Jadi Pusat Kebudayaan Global

    access_time30-05-2026 remove_red_eye1083 personAldi Geri Lumban Tobing